28 Quotes Tentang Ramadan yang Indah dan Penuh Makna
Daftar Isi
![]() |
ilustrasi ramadan (pexels.com/RDNE Stock Project) |
Ramadan hadir sebagai pengingat bahwa hidup ini lebih dari sekadar rutinitas duniawi—ia adalah kesempatan berharga untuk menyucikan hati, memperbanyak amal, dan meraih keberkahan yang tak ternilai. Berikut adalah 28 kata-kata seputar ramadan yang spesial untuk kamu!
1. Ramadan bukan hanya tentang menahan haus dan lapar, tapi juga tentang bagaimana seseorang bisa memanfaatkan setiap waktunya dengan baik. Kualitas ibadah meningkat, produktifitas menggunakan waktu lebih bermanfaat juga jangan sampai terlewat. @abdulaziz.writer
2. Ramadan bulannya Al-Qur'an, bulannya ampunan bahkan bulan penuh kebaikan, serta kasih sayang Allah SWT yang tak ada habisnya. Mari inilah momen yang tepat sekali untuk perbaiki diri juga ibadah, tak lupa berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT @afifah_rizky
3. Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tapi juga moment untuk memperbaiki diri. Karena bisa jadi, ini Ramadan terakhir. @le_stari1064
4. Ramadhan bulan mulia, menyadarkan diri yang lemah bahwa dunia yang fana hanyalah fatamorgana, sesaat dan tak selamanya. menguatkan hamba Nya bahwa ada Rabb yang berhak dijadikan tempat meminta kekuatan dan kesabaran atas keputus asaan dan kepedihan yang dirasa. @khadijahaththahirah
5. Ramadan merupakan bulan istimewa, bulan dibukanya pintu surga dan ditutupnya pintu neraka. Jadikan ramadan kita menjadi lebih produktif dengan melakukan hal-hal baik, perbanyak tadarus, berdoa dan beribadah. Semoga hal-hal yang kita lakukan diridhoi-Nya dan dapat mengantarkan kita pada surga-Nya. @imfaey_
6. Menghitung detik, menit, jam, menunggu adzan Magrib berkumandang. Memandangi masakan Ibu yang belum matang penuh rasa tidak sabar. Masa kecilku begitu. Ramadan di usia ini selalu membawaku ke memori segar pada diri yang dulunya sungguh polos lugu tanpa beban dari dunia. @vlyaway
7. Ada banyak cerita dibalik ramadan. Salah satunya, perihal keikhlasan. Tak mengharapkan pujian guna terhindar dari perbuatan riya. Serta rasa syukur akan betapa pentingnya nikmat setelah sebelumnya tiada. @lingkarsepi
8. Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tapi juga menahan lidah dari perkataan buruk, sungguh bulan indah yang paling ditunggu oleh umat. Bukan sekedar umat muslim tapi seluruh umat manusia. @syazwaaanm_
9. Semoga baiknya ramadhan mampu menghapus buruknya kita @akuntean
10. Ramadhan adalah bulan mulia, sudah sepatutnya kita menghapus segala dendam di dalam hati dan berharap semoga Dia senantiasa memberi ketenangan hati di bulan mulia ini. @cintha.prtami
11. "Di bulan ini, banyak orang berlomba-lomba berbuat kebaikan, tetapi sering lupa bahwa memaafkan diri sendiri juga merupakan kebaikan yang tak kalah penting. Sudahkah kita berdamai dengan diri sendiri?" @Kriyanti7
12. Ramadhan bukan tentang sekedar membatasi diri dari makan dan minum ataupun menahan amarah dan kegusaran di hati saja. Tetapi Ramadhan adalah bulan untuk orang-orang yang ingin meningkatkan kualitas kerohaniannya. Karna pada sesungguhnya bulan Ramadhan bukan hanya soal menahan diri, tetapi juga soal memperbaiki hati. @khairini998
13. Selain bulan kelahiran kita yang spesial, ada bulan yang lebih istimewa, yaitu bulan Ramadhan. Karena setiap kebaikan, sekecil apa pun yang kita tanam, pahala berlipat ganda akan menanti di akhirat. @mala.notes
14. Ramadan bulan istimewa penuh keberkahan. Ada banyak kegiatan dan kebaikan yang bisa disebarkan. Melatih diri agar disiplin dan konsisten dalam kehidupan. Mendatangkan banyak rezeki bagi pedagang musiman. Ramadan waktu yang tepat untuk terus mengupayakan. Memulai dan melatih sejumlah kebiasaan. Hingga menjadi rutinitas harian. Jadikan Ramadan kali ini penuh kesan. Hingga tak ada lagi penyesalan. Bahkan jika waktu kita usai dan harus kembali ke haribaan. Ramadan mari kita bergandengan tangan. Menjadi teman sejati untuk mencapai kemenangan. @am4liy4h
15. Di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah, seluruh kegiatan positif yang dilakukan terasa begitu penuh makna. Tidak sedikit pula berbagai ujian yang diberikan agar senantiasa istiqomah di jalan-Nya. Tapi dibalik itu semua, percayalah bahwa Tuhan selalu menyelipkan cinta-Nya dalam setiap ujian yang diterima. @dn.qrn
16. Puasa bulan penuh berkah dan ampunan, jangan hanya menahan haus dan lapar. Maksimalkan kesempatan untuk mencari rido-Nya, sebab diantara malam di bulan Ramadhan ada malam yang pahalanya setara dengan seribu bulan. Sungguh rugi jika Ramadhan hanya digunakan untuk berpangku tangan. @catatan_dari_rs
17. Ramadhan adalah perihal menahan; godaan makanan, godaan hawa nafsu, bahkan amarah dan perbuatan. Pun Ramadhan adalah perihal memelihara semua hubungan yang berdasar pada kebaikan, entah pada sang Pencipta maupun sesama. Sebab, apa-apa yang kita lakukan sejatinya bertimbal balik dengan setara. @dezatyve_
18. Terlepas dari banyaknya orang yang berkata _"Gak kerasa vibes Ramadhan-nya"_, tapi bukankah tawaran pahala yang berlipat ganda itu tetaplah ada? Fokuslah dalam meraih kebaikan sebanyak-banyaknya, bukan sebatas apa yang kamu rasakan. @arahmawrites
19. Harap kian menggebu memetik pahala, perangai dan kebiasaan buruk berubah sekejap mata. Bahkan pendosa paling berat pun berlomba-lomba dalam kebaikan. Ada kesempatan tapi kita masih menunda dan bermalas-malasan? Bergegaslah, Ia selalu menunggu kita bersimpuh memohon ampunan. Barangkali nyawa ini tak sempat singgah di Ramadhan yang kemudian. @astiyuwono
20. Bukan hanya tentang menahan diri dari lapar dan dahaga, tetapi juga meningkatkan kualitas diri. Ramadan adalah kesempatan setahun sekali untuk memperbaiki kualitas kita, jadi jangan sia-siakan. @dipusdeewani
21. Dulu sewaktu ramadhan tiba, kamu dikejar-kejar target untuk beribadah lebih banyak. Akan tetapi, ramadhan sekarang, ramadhan bertopeng dewasa, kamu dikejar-kejar target duniawi. @agniafr_
22. Bukan waktu yang berjalan cepat, tapi kamu yang terlalu sibuk mengejar dunia hingga tidak tahu bahwa ramadhan sudah tiba dan Idhul Fitri sudah semakin dekat. Sesibuk itukah dirimu sehingga tidak peduli tabungan untuk akhirat? @lathfa_ifaa
23. Kita tidak tahu apakah tiap tahun akan bertemu dengan bulan Ramadan. Bulan yang penuh keberkahan dan kemuliaan. Hal yang harus ditanamkan yaitu selalu sebarkan kebaikan dan jauhi kemungkaran, karena kita tidak tahu kapan kematian itu akan datang. Hanya kebaikan dan keikhlasan yang akan menolong kita kapan dan dimana saja. Di bulan ramadan ini, mari kita bersihkan hati tuk suci kembali. @puspitarahayu77
24. Ramadan adalah bulan transformasi, kesempatan yang datang hanya sekali setahun dalam hitungan 30 hari dan selalu dinanti. Jalanilah bulan ini dengan usaha, munajat, dan kesungguhan hati. Hari kemenangan berupa terkabulnya hajat-hajatmu itu tinggal sedikit lagi, Allah janji. @tasyasays
25. Ramadhan. Bulan yang paling di nantikan oleh umat muslim, karena bulan Ramadhan ini bulan yang spesial, bulan suci, dan bulan penuh berkah. Seburuk-buruknya seseorang, pasti batin kecilnya slalu merindukan bulan ini, dan entah sampai kapan kita tidak tahu, mungkinkah tahun depan Ramadhan akan jumpa kita kembali? @hi_din95
26. Akhirnya, setelah sekian purnama kita kembali berjumpa. Ramadhan, hadirmu begitu singkat, namun begitu dirindukan oleh semua umat. Kamu selalu berjanji, akan hadir setiap tahun. Namun, aku yang tidak bisa berjanji bahwa tahun selanjutnya akan menerima kehadiranmu lagi. Doaku adalah selalu ditakdirkan untuk menyambut kedatanganmu, sekaligus mengakrabkan diri pada Ilahi. @binarrenjana__
27. Ramadan bukan sekadar bulan yang berlalu, ia adalah panggilan. Panggilan untuk kembali, sebelum waktu mengajari kita arti kehilangan. Jangan tunggu esok, karena belum tentu kita diberi satu Ramadan lagi. @maystip.08
28. Ramadhan mengajarkan kita sebuah pelajaran yang berlipat ganda, dimulai dari kepedulian yang tulus dari hati terhadap tingkatan umat manusia cukup sederhana tetapi bisa bermakna bagi orang - orang yang membutuhkan contoh yang paling simpel dilakukan tetapi tidak semua orang bisa menerapkan hal positif itu. @likewritesomething
Ketika Ramadan berlalu, semoga jejak kebaikan yang kita tanam tetap bersemi dalam keseharian. Jangan biarkan semangat ibadah dan perbaikan diri hanya bertahan selama satu bulan, tetapi jadikan Ramadan sebagai titik awal perubahan yang berkelanjutan.
Sebab, kita tidak pernah tahu apakah masih diberi kesempatan untuk bertemu dengannya lagi di tahun depan. Semoga kumpulan kata-kata kali ini dapat menjadi referensi dan muhasabah diri sendiri menjadi lebih baik lagi. Aamiin.