Review Buku Pariwisata Syariah, Paling Lengkap!

Daftar Isi
Buku Pariwisata Syariah (Gramedia.com, Edited by Canva)

Pariwisata syariah semakin mendapat perhatian di berbagai negara, termasuk Indonesia, yang memiliki populasi Muslim terbesar di dunia. Dengan konsep yang mengutamakan prinsip-prinsip Islam, sektor ini menawarkan pengalaman wisata yang nyaman dan sesuai dengan nilai-nilai religius. Namun, bagaimana sebenarnya perkembangan dan tantangan pariwisata syariah di Indonesia?

Buku Syariah Pariwisata: Prospect and Development karya Superior Priyadi hadir sebagai referensi komprehensif bagi siapa saja yang ingin memahami konsep ini lebih dalam. Tidak hanya membahas potensi dan regulasi, buku ini juga memberikan wawasan tentang solusi bagi kekurangan dalam pariwisata konvensional. Ditulis dengan bahasa yang lugas dan dilengkapi studi kasus, buku ini menjadi bacaan menarik bagi akademisi, pelaku industri, hingga wisatawan Muslim.

Apa yang Dibahas dalam Buku?

Buku ini memiliki ketebalan 206 halaman dan terdiri dari 10 bab. Buku ini dapat dijadikan rujukan bagi siapa saja yang ingin memahami perkembangan pariwisata syariah serta alternatif model yang dapat menjadi solusi atas kekurangan dalam pariwisata konvensional di Indonesia.

Buku ini Cocok untuk Siapa?

Buku ini membahas pariwisata syariah dan dapat dijadikan acuan dalam membangun pariwisata berbasis syariah di suatu daerah. Oleh karena itu, buku ini sangat cocok untuk pengelola pariwisata, pemerintah daerah maupun pusat, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, pramuwisata, serta masyarakat di daerah wisata guna mewujudkan pariwisata yang ramah bagi wisatawan Muslim. Selain itu, buku ini juga relevan bagi pelajar SMK jurusan pariwisata.

Saat ini, pariwisata berbasis syariah menjadi prioritas dalam industri pariwisata global. Buku ini juga direkomendasikan bagi para pelancong Muslim yang ingin berwisata ke berbagai negara dengan tetap menerapkan prinsip pariwisata syariah.

Para pembaca dapat mempelajari cara membangun dan mengelola pariwisata syariah. Oleh karena itu, buku ini sangat disarankan bagi semua pihak yang terlibat dalam industri pariwisata, termasuk pengelola, masyarakat setempat, serta pelaku UMKM, agar mereka dapat mengenali potensi wisata di daerahnya serta memahami berbagai tantangan yang mungkin dihadapi.

Apa Saja Kelebihan Buku ini?

Buku ini disusun secara lengkap, membahas prospek dan perkembangan pariwisata syariah mulai dari lingkup global hingga potensi industri pariwisata syariah secara internasional. Teori yang disajikan juga dilengkapi dengan daftar gambar dan tabel untuk mempermudah pemahaman pembaca.

Bahasa yang digunakan dalam buku ini lugas dan mudah dipahami, meskipun terdapat istilah asing. Penulis telah memberikan arti dari istilah-istilah tersebut agar pembaca tetap dapat mengikuti isi buku dengan baik. Bahkan, pembaca yang awam dalam bidang kepariwisataan tetap dapat memahami materi yang disampaikan.

Selain teori, buku ini juga memberikan pemahaman praktis mengenai pariwisata syariah. Pembaca tidak hanya memahami konsep pariwisata syariah, tetapi juga mendapatkan wawasan mengenai pembentukan dan pengelolaan pariwisata berbasis syariah.

Kelebihan lainnya adalah cakupan pembahasan yang tidak hanya terbatas pada konsep umum pariwisata syariah, tetapi juga mencakup struktur dan fungsi sistem kepariwisataan, peran sektor pariwisata dalam perekonomian, serta kebijakan pemerintah dalam pengembangan sektor ini. Buku ini juga menyajikan studi kasus mengenai model desa wisata di Kabupaten Sleman dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Buku ini juga membahas pariwisata syariah berdasarkan tuntutan syariat Islam, seperti penyediaan makanan halal, arah kiblat di akomodasi, serta aturan pemisahan laki-laki dan perempuan yang bukan mahram di fasilitas penginapan.

Secara keseluruhan, buku ini bisa menjadi referensi bagi siapa saja yang ingin mengembangkan potensi wisata syariah di daerahnya. Penulis juga memberikan solusi bahwa pariwisata bukan hanya tentang keuntungan finansial, tetapi juga mempertimbangkan kemaslahatan umat. Buku ini juga menyajikan contoh dari berbagai jenis wisata yang ada di dunia, khususnya di Indonesia.

Apakah Terdapat Kekurangan dalam Buku ini?

Buku Syariah Pariwisata: Prospect and Development oleh Superior Priyadi (2016) memberikan tinjauan awal yang baik tentang pariwisata syariah di Indonesia. Namun, terdapat beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan:

1. Kurangnya Pendalaman Teori

Buku ini lebih banyak menyajikan informasi deskriptif tanpa analisis mendalam mengenai teori pariwisata syariah. Hal ini dapat membuat pembaca yang mencari pemahaman akademis merasa kurang puas.

2. Data yang Terbatas

Beberapa data yang disajikan tidak mencakup keseluruhan aspek pariwisata syariah di Indonesia. Tantangan dalam pengembangan pariwisata halal sering dijelaskan tanpa menyertakan contoh spesifik dari berbagai daerah.

3. Studi Kasus yang Terbatas

Buku ini kurang menyediakan studi kasus yang mendalam tentang implementasi pariwisata Islam di lokasi tertentu. Penambahan studi kasus yang lebih luas akan membantu memberikan gambaran nyata tentang praktik terbaik serta tantangan yang dihadapi oleh pengelola pariwisata.

4. Fokus pada Regulasi Tanpa Solusi Praktis

Meskipun membahas regulasi seperti Fatwa DSN-MUI, buku ini kurang membahas cara penerapan regulasi tersebut dalam praktik operasional sehari-hari.

5. Kurangnya Pembahasan Dampak Sosial dan Budaya

Buku ini lebih menyoroti aspek ekonomi dan regulasi tanpa membahas dampak sosial serta budaya pariwisata syariah terhadap masyarakat lokal. Padahal, memahami kontribusi dan potensi tantangan sosial sangat penting dalam pengembangan industri ini.

6. Minimnya Inovasi dalam Pelayanan

Buku ini tidak banyak membahas inovasi atau pendekatan kreatif dalam menarik wisatawan Muslim. Pembahasan lebih lanjut mengenai layanan dan produk wisata berbasis syariah yang inovatif akan memperkaya isi buku.

7. Kurangnya Perspektif Global  

Fokus buku lebih banyak pada pengembangan pariwisata syariah di Indonesia tanpa memberikan wawasan mengenai perkembangan industri ini di tingkat global.

8. Kurangnya Analisis Ekonomi

Dampak ekonomi dari sektor pariwisata syariah tidak dibahas secara mendalam, sehingga pembaca hanya mendapatkan pemahaman yang terbatas mengenai potensi ekonomi industri ini.

Secara keseluruhan, meskipun buku ini memberikan gambaran yang baik tentang pariwisata syariah, terdapat ruang untuk meningkatkan kedalaman analisis, penyajian data, serta relevansi sosial dan budaya. Dengan memperhatikan kekurangan ini, pembaca dapat lebih kritis dalam memahami isi buku dan mencari informasi tambahan dari sumber lain untuk mendapatkan wawasan yang lebih komprehensif mengenai pariwisata syariah.

Kesimpulan dari Review Buku ini

Buku ini memberikan wawasan bahwa pariwisata syariah merupakan sektor perjalanan yang berlandaskan prinsip Islam, mencakup penyediaan makanan halal, fasilitas salat, serta layanan yang sesuai dengan syariah. Pertumbuhan sektor ini didorong oleh meningkatnya kemakmuran kelas menengah Muslim serta tingginya permintaan terhadap pengalaman wisata yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan pariwisata syariah karena memiliki populasi Muslim yang besar dan kekayaan budaya yang melimpah. Selain memberikan pengalaman wisata yang sesuai dengan prinsip Islam, sektor ini juga berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan melalui pelestarian lingkungan serta keterlibatan masyarakat lokal.

Meskipun masih menghadapi tantangan seperti kurangnya kesadaran dan infrastruktur yang belum memadai, sektor ini memiliki peluang besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta pengembangan masyarakat. Dengan dukungan pemerintah serta strategi yang tepat, Indonesia berpotensi menjadi destinasi utama pariwisata syariah di tingkat global.

***

Tentang Penulis

  • Afifah Rizky yang kerap disapa Afifah merupakan perempuan kelahiran Jakarta, yang sangat menyukai dunia literasi. Awal mula ia tertarik kepenulisan melalui tulisan fiksi dan sekarang senang menulis antologi bersama teman - teman menulisnya.

  • Syazwa seorang mahasiswa aktif Pendidikan Sejarah di Universitas Syiah Kuala, yang memiliki minat dalam membaca dan menulis. Sejak kecil, ia telah menulis -tulisannya, Syazwa berusaha untuk mengabdikan pengetahuan dan pengalamannya, serta berbagi pandangan dengan orang lain. mengabdikan dalam bentuk tulisan kalian bisa menyapa di medsos @aksararantauansantri_ atau @syzmtz

  • Khadijah Ath Thahirah, atau biasa memakai nama pena Devisha, Perempuan kelahiran Jakarta ini merupakan seorang guru TK  yang memiliki minat besar pada literasi dan ingin  menjadi penulis yang dapat menginspirasi wanita Indonesia agar menjadi wanita tangguh.

Komunitas Ufuk Literasi
Komunitas Ufuk Literasi Aktif menemani pegiat literasi dalam belajar menulis sejak 2020. Menghasilkan belasan buku antologi dan sukses menyelenggarakan puluhan kegiatan menulis yang diikuti ratusan peserta.

6 komentar

Comment Author Avatar
Anonim
Rabu, 19 Februari, 2025 Hapus
Alhamdulillah barakallah teman- teman
Comment Author Avatar
Anonim
Rabu, 19 Februari, 2025 Hapus
Sajian resensi buku ini sangat menarik dan menyadarkan kita sebagai masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim. Untuk bisa membangun pariwisata berbasis Syariah yang mumpuni.
Comment Author Avatar
Anonim
Rabu, 19 Februari, 2025 Hapus
Review buku yang bagus juga menarik untuk dipelajari. Terima kasih ya atas reviewnya.
Comment Author Avatar
Anonim
Kamis, 27 Februari, 2025 Hapus
Terima kasih ini bisa menjadi referensi untuk pelaku pariwisata 🙏
Comment Author Avatar
Anonim
Minggu, 02 Maret, 2025 Hapus
Masyaallah, hasil reviewnya gada obat
Comment Author Avatar
Anonim
Minggu, 02 Maret, 2025 Hapus
Riview buku nya sangat luar biasa ya, bisa jadi referensi ni. Semangat terus sukses selalu