20 Alasan Mengapa Kamu Harus Mulai Konsisten Menulis
![]() |
Ilustrasi Penulis (pexels.com/Ivan Samkov) |
Menulis bukan hanya soal merangkai kata, tetapi sebuah kemampuan yang bisa mengubah hidupmu. Entah kamu seorang pelajar, karyawan, atau freelancer, menulis akan membuka peluang baru.
Meskipun banyak yang meremehkan kemampuan menulis di era saat ini, tapi nyatanya skill menulis ini akan sangat bermanfaat jika tahu cara memanfaatkannya. Nah, berikut adalah 20 alasan mengapa kamu harus mulai belajar da konsisten menulis!
1. Menulis Membuatmu Lebih Percaya Diri
Pernah merasa sulit mengungkapkan isi pikiran? Dengan menulis, kamu akan lebih percaya diri menyampaikan ide, baik secara lisan maupun tertulis.
Ketika kamu menulis, semua yang dirasakan mudah sekali tertuang secara spontan. Kamu merasa bebas dan bisa leluasa menulis serta berbagi melalui tiap kata yang terangkai.
2. Mengasah Kemampuan Berpikir Kritis
Menulis memaksamu berpikir lebih jernih, menyusun argumen, dan mencari solusi atas berbagai masalah.
Contohnya ketika kamu mendapatkan ide bagus dan ingin lekas membagikan lewat tulisan. Siap ataupun tidak, secara otomatis kamu akan berusaha berpikir supaya tulisan tersebut cepat selesai.
3. Peluang Penghasilan Tambahan
Mulai dari artikel di media nasional hingga konten untuk brand, menulis bisa jadi sumber pemasukan menjanjikan.
Bisa menulis di platform, jadi freelancer, atau bahkan menulis buku dan produk sendiri untuk dipasarkan, itu juga sangat memungkinkan loh di era saat ini.
4. Membangun Personal Branding
Dengan menulis di blog atau media sosial, kamu bisa menunjukkan keahlianmu dan dikenal lebih luas. Bayangkan saja jika karyamu sudah makin banyak, ketika orang lain mencarinya di internet pasti otomatis muncul.
Bahkan, kamu tidak perlu lagi menjelaskan siapa dirimu. Karena rekam jejak tulisanmu sudah menunjukkan kualitasnya. Yang penting tetap konsisten dan jadi diri sendiri ketika berkarya.
5. Menjadi Sumber Inspirasi
Tulis pengalaman atau ide kreatifmu, dan lihat bagaimana tulisan itu memotivasi orang lain. Pengalaman tiap orang itu beragam, begitu juga dengan apa yang pernah kamu alami.
Jangan sia-siakan setiap cerita yang kamu alami sendiri. Siapa tahu ada banyak orang yang tertarik dan termotivasi setelah membacanya.
6. Melatih Disiplin Diri
Menulis setiap hari mengajarkan konsistensi dan ketekunan yang berguna di berbagai aspek kehidupan. Banyak orang yang semangat memulai tulisannya, tapi karena tidak disiplin, akhirnya ya tidak mendapatkan apa-apa.
Karena menulis adalah proses untuk terus belajar setiap hari. Jika tidak berusaha disiplin, maka semangat juga hanya akan hadir di awal saja.
7. Belajar Mengelola Emosi
Menuangkan emosi lewat tulisan membantumu lebih tenang dan reflektif dalam menghadapi situasi sulit.
Ketika kamu merasa ada hal-hal yang tidak menyenangkan, daripada menyalurkannya menjadi emosi dan tak tertahankan, menulis bisa jadi alternatif pilihan dalam menceritakan semua keluh kesahmu.
8. Peluang Berkarier di Dunia Kreatif
Industri kreatif membutuhkan banyak penulis untuk konten, naskah, dan karya sastra. Bayangkan jika tidak ada skrip untuk membuat konten, pasti terasa berantakan.
Tugas penulis ataupun mempunyai skill menulis sangat membantu untuk pembuatan konten dan caption yang lebih powerfull. Kalau gak percaya, cobain aja dulu!
9. Meningkatkan Kemampuan Komunikasi
Menulis memperbaiki caramu berbicara dan menyusun pesan dengan lebih efektif. Seseorang yang awalnya sangat pendiam sebelum menekuni skill menulis, sangat mungkin untuk nanti lebih bagus komunikasinya ketika sudah menekuni kepenulisan.
Nggak percaya? Kalau Kak Aziz percaya itu. Karena sangat terasa ke diri sendiri yang sekarang setidaknya sudah jauh lebih baik ketika diajak berkomunikasi. Maksudnya bukan yang gimana-gimana, tapi lebih masuk kalau diajak bahas beragam topik.
Maknanya, sekarang tidak sependiam dulu. Namun, tetap saja akan sangat antusias jika pembahasan dalam komunikasi tersebut adalah hal-hal ataupun topik yang Kak Aziz pahami.
10. Meninggalkan Jejak Digital yang Positif
Tulisanmu di blog atau media sosial akan menjadi warisan digital yang bisa dikenang. Sampai kapanpun tulisan itu akan tetap ada dan bermanfaat bagi pembaca.
Jangan meremehkan tulisan-tulisan yang kamu tulis saat sedang berjuang. Meskipun mungkin hasilnya membuat kamu belum percaya diri, setidaknya sudah mempersiapkan jauh-jauh hari. Karena setiap tulisan punya ceritanya masing-masing.
Misalnya seperti Kak Aziz yang sudah menulis ratusan artikel. Mulai di blog pribadi, sampai di media seperti IDN Times. Ketika orang lain mencarinya asalkan masih relate dan dibutuhkan, artikel Kak Aziz masih berpotensi dibaca.
![]() |
Info Kelas Artikel Kak Aziz (clicky.id/ufukliterasi) |
Bukan hal mudah untuk tembus da terbit di IDN Times. Kak Aziz mencoba sampai tulisa yang ke-15 baru berhasil terbit. Bahkan, sudah mempunyai kelas menulis artikel sendiri yang sudah diikuti oleh ratusan alumni. Kalau kamu juga mau belajar bisa banget silakan kepoin kelasnya dengan klik di sini!
Oh, iya. Kelas artikel Kak Aziz buka untuk 5 orang saja setiap bulannya. Kalau kamu mau ikut pastikan sudah benar-benar yakin dan siap, ya!
11. Meningkatkan Pengetahuan
Riset untuk tulisan membuatmu terus belajar hal baru. Beragam sumber kamu telusuri untuk menunjang tulisan yang sedang dikerjakan.
Secara tidak langsung, ini akan membuatmu terus belajar dan meningkatkan pengetahuan. Sehingga, akan banyak hal yang kamu tahu dari hasil konsisten menulis.
13. Mempermudah Karier Profesional
Di dunia kerja, kemampuan menulis laporan atau email profesional sangat dihargai. Tidak hanya itu, dalam menyampaikan hasil dan progres juga dibutuhkan kemampuan menulis, loh!
Hal-hal yang terlihat sederhana seperti ini seringkali diremehkan. Padahal, bisa sangat membantu dan memberikan kemudahan jika kamu menguasainya, atau setidaknya tahu dasar-dasar dalam menulisnya.
12. Mendapatkan Relasi Baru
Bergabung dengan komunitas menulis akan mempertemukanmu dengan orang-orang inspiratif. Salah satu caranya adalah ya mulai menulis.
Menulis apa saja secara konsisten dan perlahan kamu akan menemukan circle yang tepat. Misalnya dengan bergabung ke komunitas Ufuk Literasi dan ikuti beragam kelas ataupun programnya.
Oh iya, pas banget bulan ramadhan nanti Ufuk Literasi mau mengadakan program Safari Literasi Ramadan 2025. Pas tahun 2024 lalu udah cukup sukses dan berhasil sampai menghasilkan antologi berjudul Karya Menuju Raya.
Barangkali di tahun ini kamu juga mau ikutan, silakan kepoin aja dengan klik di sini untuk panduan dan ketentuan lengkapnya. Karena kuotanya terbatas, kata aku sih gas daftar aja!
13. Mewujudkan Impian Menjadi Penulis Buku
Setiap penulis besar memulai dengan langkah kecil. Mulailah menulis hari ini, dan kamu akan merasakan banyak manfaatnya di kemudian hari.
Penulis buku itu seru, karena karyamu akan dapat dibaca dan memberikan manfaat kepada para pembaca. Tulis hal-hal yang ingin kamu bagikan, pasti sangat menyenangkan!
Kak Aziz sendiri sudah menerbitkan 3 buku. Meskipun belum banyak untuk penjualannya tapi rasanya menyelesaikan satu bukunya saja itu sudah benar-benar perjuangan yang layak dibanggakan.
15. Melatih Kreatifitas
Menulis memaksamu berpikir out-of-the-box untuk membuat konten yang menarik. Mau tidak mau harus terus berpikir kreatif menemukan ide baru untuk ditulis.
Bayangkan saja jika kamu tidak pernah menulis, pasti akan terasa membingungkan jika mau memulainya. Cobalah untuk sesekali belajar menulis sedikit demi sedikit. Setidaknya, ada tulisan yang pernah kamu selesaikan dan publikasikan!
14. Menjadi Modal untuk Pekerjaan Freelance
Banyak peluang freelance terbuka, seperti ghostwriting, copywriting, hingga blogging. Masalahnya adalah kamu mau atau tidak belajar menulisnya.
Termasuk mau belajar dan membangun personal branding supaya meyakinkan client nantinya. Karena mempunyai skill menulis saja jika tidak ada yang percaya juga akan sia-sia. Jadi, menulis adalah modal utamanya!
17. Memahami Diri Sendiri
Menulis membantumu merenung dan memahami apa yang benar-benar kamu inginkan. Jadi, ketika mulai overthinking dan insecure, kamu selalu paham apa yang sebaiknya dilakukan.
Tidak baik juga jika terlalu mengkhawatirkan secara berlebihan, namun tidak ada usaha untuk melawan rasa takut tersebut. Nah, menulis bisa jadi salah satu solusinya!
18. Menjadi Sarana Healing
Jadikan menulis sebagai terapi pribadi untuk melepas stres dan kecemasan. Ketika kamu merasa lelah dengan kesibukan sehari-hari, menulis bisa jadi alternatif pilihan untuk dilakukan.
Kegiatan yang mudah dan dapat dilakukan siapa saja, tentu bisa dijadikan aktifitas rutin setiap harinya. Siapkan buku khusus untuk kamu bisa menulis secara bebas, tanpa takut merasa dihakimi dan rasakan manfaatnya.
19. Meningkatkan Konsentrasi dan Fokus
Menulis membutuhkan fokus tinggi, yang secara tidak langsung melatih otakmu tetap tajam dan terlatih untuk terus berpikir.
Fokusmu juga makin maksimal karena terbiasa dengan kegiatan menulis secara konsisten. Sayangnya, penulis pemula sering bingung da kesulitan untuk fokus karena tidak tahu harus mulai dari mana.
Itulah sebabnya, Ufuk Literasi menawarkan salah satu program yang cocok untuk kamu penulis yang baru mulai. Ada paket belajar lengkap untuk penulis pemula, loh!
Tersedia 50+ artikel piliha seputar tips penulis, 4 ebook penunjang, dan kamu juga dapat fasilitas masuk ke grup Verified Member Ufuk Literasi yang berisi 200+ penulis produktif. Di dalamnya akan ada materi penunjang setiap 1 bulan sekali sebanyak 1-2 kali.
![]() |
Paket Belajar Lengkap Penulis Pemula (clicky.id/ufukliterasi) |
Langsung saja kalau kamu mau mulai dengan memanfaatkan paket ini bisa klik di sini!
20. Menjadi Awal dari Perubahan Besar
Banyak orang sukses memulai perjalanan mereka dengan menulis. Siapa tahu tulisanmu adalah langkah awal menuju sesuatu yang luar biasa.
Asalkan mau terus belajar dengan serius kamu pasti bisa. Kak Aziz sendiri juga memulai dari sebuah tulisan. Dan rasanya masih tidak menyangka jika menulis sudah membawa Kak Aziz sampai sejauh ini.
Sekalipun bukan berarti pergi ke mana-mana, tapi dari tulisan, Kak Aziz bisa mengenal banyak orang dari mana-mana. Termasuk luar negeri, bahkan buku-buku kak Aziz sudah dibeli mulai dari orang terdekat hingga orang lain yang belum pernah Kak Aziz temui.
Menulis adalah keterampilan yang fleksibel, relevan, dan penuh manfaat di era digital. Jadi, tunggu apa lagi? Ambil pena, buka laptop, dan mulailah menulis hari ini!
Kamu tidak pernah tahu, mungkin dari sini perjalanan hidupmu akan berubah. Kalau kamu mau belajar menulis dan dimentori langsung sama Kak Aziz, silakan pilih paket belajar favoritmu sesuai kebutuhan dan bergabung bersama ratusan penulis lainnya di Komunitas Ufuk Literasi!
Oh, iya. Kalau kamu mau baca cerita perjalanan inspiratif Kak Aziz lainnya bisa mampir di mediumnya saja. Ada dengan klik di sini link menuju profilnya!
***
Tentang Penulis
Moch Abdul Aziz, penulis kelahiran Bojonegoro tahun 2001. Dirinya merupakan pendiri Komunitas Ufuk Literasi lulusan S1 Matematika Universitas Negeri Semarang. Pembaca bisa menyapa dan menikmati karya penulis melalui akun Instagram dan Tik Tok-nya dengan username @abdulaziz.writer. Sudah aktif menulis sejak 2019 da menghasilkan ratusan artikel yang publish di blog hingga media nasional.
Apa aja sih kak langkah-langkah penting dalam menulis teks yang baik, juga gimana sih kak cara menentukan tujuan menulis, milih gaya bahasa yang sesuai, juga memastikan struktur tulisan yang jelas biar pesan yang disampaikan efektif dan mudah dipahami pembaca?
Jadi kepikiran untuk membangun personal branding. Saat ini saya baru mulai aktif di sosmed saja karena kendala alat. Untuk menulis di blog dan kirim naskah ke media apakah bisa jika mengetik menggunakan HP? Atau ada saran aplikasi menulis di HP yang mudah? Terima kasih sebelumnya Kak.
Bagaimana cara ka Aziz membagi waktu untuk menulis ditengah kesibukan kaka?
Selain itu, apa yang sebaiknya dilakukan ketika merasa stuck dalam menulis, sehingga cerita yang tadinya sempat tertunda bisa kembali dilanjutkan dan siap untuk dipublikasikan tanpa merasa minder? Terakhir, penerbit yang baik itu seperti apa ya kak?
Selain harus banyak membaca untuk menunjang tulisan kita, yang membuat saya kadang masih kurang pede adalah cara menemukan dan membaca bacaan yang berkualitas.
Makasih kak
Untuk masalah disiplin saat menulis bagaimana kalau ide tidak muncul saat waktunya menulis?
Dan bagaimana caranya untuk mengabarkan suatu konsep cerita ?
sebelumnya terimakasih ka, artikel kaka keren banget , sangat bisa membangun motivasi saya unutuk kembali menulis . Seperti yang ada di poin artikel kaka bahwa dengan menulis kita bisa mendapatkan banyak relasi , baik itu berupa pertemanan maupun peluang penghasil uang tambahan. Disini aku masih baru banget join tentang kepenulisan ka. Mungkin kaka bisa berbagi sedikiti tips mengenai
1. Pemillihan tema apa sesuai di kalangan saat ini? ,
2. Bagaimana cara menarik pencari untuk membaca artikel kita?,
3. Serta stuktur seperti apa yang mesti ada dalam penulisan baik artikel maupun blog ?
Terimakasih ka atas kesempatan yang diberikan untuk saya bisa bertanya di kolom komentar artikel kaka.
Sukses selalu ka
Say mau tanyaa, gimana sih cara paling efektif buat bikin sosial branding yang baik?
1. Apakah "menulis" merupakan suatu bakat yang hanya dimiliki oleh orang-orang yang memang secara kemampuan bawaan dia sudah memiliki sense untuk menulis, seperti halnya mereka yang memiliki sense of design kan tidak semua orang memiliki itu. Atau sebenarnya bisa dilatih asalkan ada kemauan?
2. Jika memang bisa dilatih, bagaimana cara melatih diri supaya bisa konsisten membaca untuk memperbanyak kosa kata dan konsisten untuk menulis ya kak?
3. Mungkin bisa diceritakan lebih detail kak gimana sih dulu step by stepnya kak Aziz di awal, mulai dari menyetorkan tulisan ke berbagai media, kemudian ditolak, hingga bisa berhasil terbit? Bagaimana cara nya kita tahu, bagian mana yang perlu direvisi (jika ditolak) sehingga bisa diterbitkan di media lain?
Terima kasih
Oleh sebab itu, alangkah lebih baik apabila seluruh peserta ufuk literasi, bersama Kak Abdul Aziz tentunya, saling mendukung dalam mengembangkan keahlian menulis kita masing-masing. Saya yakin dan percaya, kolaborasi dari kita semua dapat membawa dampak yang baik dan juga besar bagi masyarakat pembaca, organisasi ufuk literasi, dan tentunya untuk diri kita sendiri. Terima kasih
Izin bertanya kak, bagaimana agar kita menulis artikel itu lebih konsisten juga mudah untuk mengasah ide menulis yg lebih menarik?
Kalau boleh saya mau tanya, gimana sih caranya supaya bisa fokus maksimal? Kadang saya suka kedistraksi setiap kali menulis dan akhirnya tulisan saya gak pernah selesai. Terima kasih, kak🙏🏻