20 Alasan Mengapa Kamu Harus Mulai Konsisten Menulis

Daftar Isi
Ilustrasi Penulis (pexels.com/Ivan Samkov)

Menulis bukan hanya soal merangkai kata, tetapi sebuah kemampuan yang bisa mengubah hidupmu. Entah kamu seorang pelajar, karyawan, atau freelancer, menulis akan membuka peluang baru.

Meskipun banyak yang meremehkan kemampuan menulis di era saat ini, tapi nyatanya skill menulis ini akan sangat bermanfaat jika tahu cara memanfaatkannya. Nah, berikut adalah 20 alasan mengapa kamu harus mulai belajar da konsisten menulis!

1. Menulis Membuatmu Lebih Percaya Diri

Pernah merasa sulit mengungkapkan isi pikiran? Dengan menulis, kamu akan lebih percaya diri menyampaikan ide, baik secara lisan maupun tertulis.

Ketika kamu menulis, semua yang dirasakan mudah sekali tertuang secara spontan. Kamu merasa bebas dan bisa leluasa menulis serta berbagi melalui tiap kata yang terangkai.

2. Mengasah Kemampuan Berpikir Kritis

Menulis memaksamu berpikir lebih jernih, menyusun argumen, dan mencari solusi atas berbagai masalah.

Contohnya ketika kamu mendapatkan ide bagus dan ingin lekas membagikan lewat tulisan. Siap ataupun tidak, secara otomatis kamu akan berusaha berpikir supaya tulisan tersebut cepat selesai.

3. Peluang Penghasilan Tambahan

Mulai dari artikel di media nasional hingga konten untuk brand, menulis bisa jadi sumber pemasukan menjanjikan.

Bisa menulis di platform, jadi freelancer, atau bahkan menulis buku dan produk sendiri untuk dipasarkan, itu juga sangat memungkinkan loh di era saat ini.

4. Membangun Personal Branding

Dengan menulis di blog atau media sosial, kamu bisa menunjukkan keahlianmu dan dikenal lebih luas. Bayangkan saja jika karyamu sudah makin banyak, ketika orang lain mencarinya di internet pasti otomatis muncul.

Bahkan, kamu tidak perlu lagi menjelaskan siapa dirimu. Karena rekam jejak tulisanmu sudah menunjukkan kualitasnya. Yang penting tetap konsisten dan jadi diri sendiri ketika berkarya.

5. Menjadi Sumber Inspirasi

Tulis pengalaman atau ide kreatifmu, dan lihat bagaimana tulisan itu memotivasi orang lain. Pengalaman tiap orang itu beragam, begitu juga dengan apa yang pernah kamu alami.

Jangan sia-siakan setiap cerita yang kamu alami sendiri. Siapa tahu ada banyak orang yang tertarik dan termotivasi setelah membacanya.

6. Melatih Disiplin Diri

Menulis setiap hari mengajarkan konsistensi dan ketekunan yang berguna di berbagai aspek kehidupan. Banyak orang yang semangat memulai tulisannya, tapi karena tidak disiplin, akhirnya ya tidak mendapatkan apa-apa.

Karena menulis adalah proses untuk terus belajar setiap hari. Jika tidak berusaha disiplin, maka semangat juga hanya akan hadir di awal saja.

7. Belajar Mengelola Emosi

Menuangkan emosi lewat tulisan membantumu lebih tenang dan reflektif dalam menghadapi situasi sulit.

Ketika kamu merasa ada hal-hal yang tidak menyenangkan, daripada menyalurkannya menjadi emosi dan tak tertahankan, menulis bisa jadi alternatif pilihan dalam menceritakan semua keluh kesahmu.

8. Peluang Berkarier di Dunia Kreatif

Industri kreatif membutuhkan banyak penulis untuk konten, naskah, dan karya sastra. Bayangkan jika tidak ada skrip untuk membuat konten, pasti terasa berantakan.

Tugas penulis ataupun mempunyai skill menulis sangat membantu untuk pembuatan konten dan caption yang lebih powerfull. Kalau gak percaya, cobain aja dulu!

9. Meningkatkan Kemampuan Komunikasi

Menulis memperbaiki caramu berbicara dan menyusun pesan dengan lebih efektif. Seseorang yang awalnya sangat pendiam sebelum menekuni skill menulis, sangat mungkin untuk nanti lebih bagus komunikasinya ketika sudah menekuni kepenulisan.

Nggak percaya? Kalau Kak Aziz percaya itu. Karena sangat terasa ke diri sendiri yang sekarang setidaknya sudah jauh lebih baik ketika diajak berkomunikasi. Maksudnya bukan yang gimana-gimana, tapi lebih masuk kalau diajak bahas beragam topik.

Maknanya, sekarang tidak sependiam dulu. Namun, tetap saja akan sangat antusias jika pembahasan dalam komunikasi tersebut adalah hal-hal ataupun topik yang Kak Aziz pahami.

10. Meninggalkan Jejak Digital yang Positif

Tulisanmu di blog atau media sosial akan menjadi warisan digital yang bisa dikenang. Sampai kapanpun tulisan itu akan tetap ada dan bermanfaat bagi pembaca.

Jangan meremehkan tulisan-tulisan yang kamu tulis saat sedang berjuang. Meskipun mungkin hasilnya membuat kamu belum percaya diri, setidaknya sudah mempersiapkan jauh-jauh hari. Karena setiap tulisan punya ceritanya masing-masing.

Misalnya seperti Kak Aziz yang sudah menulis ratusan artikel. Mulai di blog pribadi, sampai di media seperti IDN Times. Ketika orang lain mencarinya asalkan masih relate dan dibutuhkan, artikel Kak Aziz masih berpotensi dibaca.

Info Kelas Artikel Kak Aziz (clicky.id/ufukliterasi)

Bukan hal mudah untuk tembus da terbit di IDN Times. Kak Aziz mencoba sampai tulisa yang ke-15 baru berhasil terbit. Bahkan, sudah mempunyai kelas menulis artikel sendiri yang sudah diikuti oleh ratusan alumni. Kalau kamu juga mau belajar bisa banget silakan kepoin kelasnya dengan klik di sini!

Oh, iya. Kelas artikel Kak Aziz buka untuk 5 orang saja setiap bulannya. Kalau kamu mau ikut pastikan sudah benar-benar yakin dan siap, ya!

11. Meningkatkan Pengetahuan

Riset untuk tulisan membuatmu terus belajar hal baru. Beragam sumber kamu telusuri untuk menunjang tulisan yang sedang dikerjakan.

Secara tidak langsung, ini akan membuatmu terus belajar dan meningkatkan pengetahuan. Sehingga, akan banyak hal yang kamu tahu dari hasil konsisten menulis.

13. Mempermudah Karier Profesional 

Di dunia kerja, kemampuan menulis laporan atau email profesional sangat dihargai. Tidak hanya itu, dalam menyampaikan hasil dan progres juga dibutuhkan kemampuan menulis, loh!

Hal-hal yang terlihat sederhana seperti ini seringkali diremehkan. Padahal, bisa sangat membantu dan memberikan kemudahan jika kamu menguasainya, atau setidaknya tahu dasar-dasar dalam menulisnya.

12. Mendapatkan Relasi Baru

Bergabung dengan komunitas menulis akan mempertemukanmu dengan orang-orang inspiratif. Salah satu caranya adalah ya mulai menulis.

Menulis apa saja secara konsisten dan perlahan kamu akan menemukan circle yang tepat. Misalnya dengan bergabung ke komunitas Ufuk Literasi dan ikuti beragam kelas ataupun programnya.

Oh iya, pas banget bulan ramadhan nanti Ufuk Literasi mau mengadakan program Safari Literasi Ramadan 2025. Pas tahun 2024 lalu udah cukup sukses dan berhasil sampai menghasilkan antologi berjudul Karya Menuju Raya.

Barangkali di tahun ini kamu juga mau ikutan, silakan kepoin aja dengan klik di sini untuk panduan dan ketentuan lengkapnya. Karena kuotanya terbatas, kata aku sih gas daftar aja!

13. Mewujudkan Impian Menjadi Penulis Buku

Setiap penulis besar memulai dengan langkah kecil. Mulailah menulis hari ini, dan kamu akan merasakan banyak manfaatnya di kemudian hari.

Penulis buku itu seru, karena karyamu akan dapat dibaca dan memberikan manfaat kepada para pembaca. Tulis hal-hal yang ingin kamu bagikan, pasti sangat menyenangkan!

Kak Aziz sendiri sudah menerbitkan 3 buku. Meskipun belum banyak untuk penjualannya tapi rasanya menyelesaikan satu bukunya saja itu sudah benar-benar perjuangan yang layak dibanggakan.

15. Melatih Kreatifitas

Menulis memaksamu berpikir out-of-the-box untuk membuat konten yang menarik. Mau tidak mau harus terus berpikir kreatif menemukan ide baru untuk ditulis.

Bayangkan saja jika kamu tidak pernah menulis, pasti akan terasa membingungkan jika mau memulainya. Cobalah untuk sesekali belajar menulis sedikit demi sedikit. Setidaknya, ada tulisan yang pernah kamu selesaikan dan publikasikan!

14. Menjadi Modal untuk Pekerjaan Freelance

Banyak peluang freelance terbuka, seperti ghostwriting, copywriting, hingga blogging. Masalahnya adalah kamu mau atau tidak belajar menulisnya.

Termasuk mau belajar dan membangun personal branding supaya meyakinkan client nantinya. Karena mempunyai skill menulis saja jika tidak ada yang percaya juga akan sia-sia. Jadi, menulis adalah modal utamanya!

17. Memahami Diri Sendiri

Menulis membantumu merenung dan memahami apa yang benar-benar kamu inginkan. Jadi, ketika mulai overthinking dan insecure, kamu selalu paham apa yang sebaiknya dilakukan.

Tidak baik juga jika terlalu mengkhawatirkan secara berlebihan, namun tidak ada usaha untuk melawan rasa takut tersebut. Nah, menulis bisa jadi salah satu solusinya!

18. Menjadi Sarana Healing

Jadikan menulis sebagai terapi pribadi untuk melepas stres dan kecemasan. Ketika kamu merasa lelah dengan kesibukan sehari-hari, menulis bisa jadi alternatif pilihan untuk dilakukan.

Kegiatan yang mudah dan dapat dilakukan siapa saja, tentu bisa dijadikan aktifitas rutin setiap harinya. Siapkan buku khusus untuk kamu bisa menulis secara bebas, tanpa takut merasa dihakimi dan rasakan manfaatnya.

19. Meningkatkan Konsentrasi dan Fokus

Menulis membutuhkan fokus tinggi, yang secara tidak langsung melatih otakmu tetap tajam dan terlatih untuk terus berpikir.

Fokusmu juga makin maksimal karena terbiasa dengan kegiatan menulis secara konsisten. Sayangnya, penulis pemula sering bingung da kesulitan untuk fokus karena tidak tahu harus mulai dari mana.

Itulah sebabnya, Ufuk Literasi menawarkan salah satu program yang cocok untuk kamu penulis yang baru mulai. Ada paket belajar lengkap untuk penulis pemula, loh!

Tersedia 50+ artikel piliha seputar tips penulis, 4 ebook penunjang, dan kamu juga dapat fasilitas masuk ke grup Verified Member Ufuk Literasi yang berisi 200+ penulis produktif. Di dalamnya akan ada materi penunjang setiap 1 bulan sekali sebanyak 1-2 kali.

Paket Belajar Lengkap Penulis Pemula (clicky.id/ufukliterasi)

Langsung saja kalau kamu mau mulai dengan memanfaatkan paket ini bisa klik di sini!

20. Menjadi Awal dari Perubahan Besar

Banyak orang sukses memulai perjalanan mereka dengan menulis. Siapa tahu tulisanmu adalah langkah awal menuju sesuatu yang luar biasa.

Asalkan mau terus belajar dengan serius kamu pasti bisa. Kak Aziz sendiri juga memulai dari sebuah tulisan. Dan rasanya masih tidak menyangka jika menulis sudah membawa Kak Aziz sampai sejauh ini.

Sekalipun bukan berarti pergi ke mana-mana, tapi dari tulisan, Kak Aziz bisa mengenal banyak orang dari mana-mana. Termasuk luar negeri, bahkan buku-buku kak Aziz sudah dibeli mulai dari orang terdekat hingga orang lain yang belum pernah Kak Aziz temui.

Menulis adalah keterampilan yang fleksibel, relevan, dan penuh manfaat di era digital. Jadi, tunggu apa lagi? Ambil pena, buka laptop, dan mulailah menulis hari ini!

Kamu tidak pernah tahu, mungkin dari sini perjalanan hidupmu akan berubah. Kalau kamu mau belajar menulis dan dimentori langsung sama Kak Aziz, silakan pilih paket belajar favoritmu sesuai kebutuhan dan bergabung bersama ratusan penulis lainnya di Komunitas Ufuk Literasi!

Oh, iya. Kalau kamu mau baca cerita perjalanan inspiratif Kak Aziz lainnya bisa mampir di mediumnya saja. Ada dengan klik di sini link menuju profilnya!

***

Tentang Penulis

Moch Abdul Aziz, penulis kelahiran Bojonegoro tahun 2001. Dirinya merupakan pendiri Komunitas Ufuk Literasi lulusan S1 Matematika Universitas Negeri Semarang. Pembaca bisa menyapa dan menikmati karya penulis melalui akun Instagram dan Tik Tok-nya dengan username @abdulaziz.writer. Sudah aktif menulis sejak 2019 da menghasilkan ratusan artikel yang publish di blog hingga media nasional.

Komunitas Ufuk Literasi
Komunitas Ufuk Literasi Aktif menemani pegiat literasi dalam belajar menulis sejak 2020. Menghasilkan belasan buku antologi dan sukses menyelenggarakan puluhan kegiatan menulis yang diikuti ratusan peserta.

37 komentar

Comment Author Avatar
Jumat, 28 Februari, 2025 Hapus
Sebelumnya terimakasih sudah menulis materi ini dengan sangat detail dan lengkap. Saya izin bertanya mengenai "Melatih Kreativitas". Gimana sih kak caranya kita buat ngga stucknun saat menulis. Karena saya pribadi sering banget punya ide yang kreatif, alurnya udah ada, plotnya udah dapet, dan imajinasinya udah sampe akhir tapi ketika menulis ngerasa bingung harus mulai dari mana. Kadang juga penyusunan kalimatnya masih kurangg banget kalo dibaca ulang. Kira-kira ada tips n trick nya ngga ya kak? Terimakasihh, sukses selalu!
Comment Author Avatar
Jumat, 28 Februari, 2025 Hapus
Hai kak, aku izin bertanya.
Apa aja sih kak langkah-langkah penting dalam menulis teks yang baik, juga gimana sih kak cara menentukan tujuan menulis, milih gaya bahasa yang sesuai, juga memastikan struktur tulisan yang jelas biar pesan yang disampaikan efektif dan mudah dipahami pembaca?
Comment Author Avatar
Yuflih Ilham
Jumat, 28 Februari, 2025 Hapus
Salah satu manfaat menulis adalah mempermudah karir profesional. Apakah kak Aziz berkenan menjelaskannya lebih detail lagi? dan sebaiknya saya mulai belajar darimana dulu ya kak, supaya saya bisa meningkatkan skill menulis saya?
Comment Author Avatar
Jumat, 28 Februari, 2025 Hapus
Halo kak, Terima kasih atas materinya, mudah dipahami, tapi mau nanya kak, cara supaya kita ga gampang insecure gimana ya kak? kadang minder liat yang lebih terkenal dari kita
Comment Author Avatar
Jumat, 28 Februari, 2025 Hapus
Wah, terima kasih banyak untuk materinya Kak.
Jadi kepikiran untuk membangun personal branding. Saat ini saya baru mulai aktif di sosmed saja karena kendala alat. Untuk menulis di blog dan kirim naskah ke media apakah bisa jika mengetik menggunakan HP? Atau ada saran aplikasi menulis di HP yang mudah? Terima kasih sebelumnya Kak.
Comment Author Avatar
Anonim
Jumat, 28 Februari, 2025 Hapus
Masyaallah terima kasih atas materinya ka, impian saya dulu ingin menerbitkan 1 buku namun selalu saja mentok entah itu dipenulisannya ataupun kendala waktunya. Apalagi sekarang saya sudah berumahtangga jadi sulit membagi waktu untuk menulis kembali.
Bagaimana cara ka Aziz membagi waktu untuk menulis ditengah kesibukan kaka?
Comment Author Avatar
Ismi Nur Fadilah
Jumat, 28 Februari, 2025 Hapus
Sebelumnya saya ucapkan terima kasih kak sudah berkenan memberikan materi yang sangat bermanfaat ini. Sesuai headline judul materi mengenai konsistennya, saya izin bertanya. Bagaimana cara kakak mengatur waktu kakak agar dapat menyempatkan untuk menulis
Comment Author Avatar
Ismi Nur Fadilah
Jumat, 28 Februari, 2025 Hapus
Mohon maaf kak, ini tadi tidak sengaja ke klik publikasikan. Jadi, pertanyaannya terpotong seperti itu 🙏🏻
Comment Author Avatar
Jumat, 28 Februari, 2025 Hapus
Halo, Kak Abdul Aziz. Materinya mudah dipahami dan jelas dibaca, Kak, terima kasih. Saya izin bertanya. Bagaimana cara mengatasi adanya plot hole di dalam sebuah naskah dan bagaimana cara membuat plot twist yang alurnya tidak akan melenceng jauh dari tujuan aslinya, Kak? Terima kasih.
Comment Author Avatar
Ismi Nur Fadilah
Jumat, 28 Februari, 2025 Hapus
Terima kasih kak sudah berkenan memberikan materi yang sangat bermanfaat ini. Saya izin bertanya kak, bagaimana cara kakak mengatur waktu agar tetap bisa konsisten dalam menulis meski di tengah kesibukan?
Selain itu, apa yang sebaiknya dilakukan ketika merasa stuck dalam menulis, sehingga cerita yang tadinya sempat tertunda bisa kembali dilanjutkan dan siap untuk dipublikasikan tanpa merasa minder? Terakhir, penerbit yang baik itu seperti apa ya kak?
Comment Author Avatar
Jumat, 28 Februari, 2025 Hapus
Kakk terima kasih ya sudah membuat tulisan ini, aku jadi tergerak buat semangat nulis lagi. Btw kak aku punya pertanyaan. Aku tuh susah buat mengolah kata-kata, kayak apa ya kosakataku tuh kurang kalo mau nulis, atau kalo mendeskripsikan sesuatu tuh kayak susah gitu. Ada gak sih kak teknik ato metode tertentu buat nyusun kalimat biar lebih jelas dan mengalir? :(
Comment Author Avatar
Jumat, 28 Februari, 2025 Hapus
Terima kasih materinya, Kak Aziz. Belakangan ini aku lagi suka nulis cerpen. Cerpen yang aku tulis bergenre slice of life. Tapi masalahnya, kadang aku bingung pas mau nulis paragraf pertama. Paling-paling gak jauh-jauh pakai diksi puitis yang menjelaskan latar waktu. Adakah saran untum membuat paragraf pembuka baik pada cerpen maupun artikel?
Comment Author Avatar
Jumat, 28 Februari, 2025 Hapus
Maa syaa Allah materinya bagus banget kak Aziz, apalgi untuk penulis pemula seperti saya. Saya izin bertanya kak mengenai tips dan trik agar kita tetap konsisten dengan tulisan, dan bagaimana cara kakak membangun personal branding Kaka lewat tulisan?
Comment Author Avatar
Anonim
Jumat, 28 Februari, 2025 Hapus
Hai kak, terimakasih sudah menulis materi ini, materi ini sudah bisa dipahami dengan baik. Btw, aku punya pertanyaan kak, ketika hendak menulis cerpen,novel atau artikel aku kesulitan menyelesaikan nya sampai akhir karena ada kendala seperti ini : di otakku/dipikiran ku cerita atau isi teks tersebut sudah selesai atau rampung sedangkan yang tertulis belum ada setengah nya dan itu biasanya berakhir dengan rasa malas melanjutkan tulisan, kira-kira solusinya bagaimana ya kak....?
Comment Author Avatar
Jumat, 28 Februari, 2025 Hapus
Dari awal sampai akhir tulisan Kak Aziz sudah menjawab sebagian besar pertanyaan yang membuat saya maju mundur untuk konsisten menulis. Tapi, sekarang saya sudah lebih yakin untuk terus menulis.

Selain harus banyak membaca untuk menunjang tulisan kita, yang membuat saya kadang masih kurang pede adalah cara menemukan dan membaca bacaan yang berkualitas.
Comment Author Avatar
Jumat, 28 Februari, 2025 Hapus
Kak izin tanya, gimana sih caranya memulai untuk bisa nulis dengan lancar karena sering banget saat udah mulai nulis kadang suka stuck sama tulisan sendiri jadinya pasti gadilanjutin lagi

Makasih kak
Comment Author Avatar
Jumat, 28 Februari, 2025 Hapus
MaasyaaAllah, terimakasih atas artikelnya kak. Dari sini aku jadi tergerak buat nulis lagi. Waktu sekolah aku suka buat puisi, cerpen, ku publish tp seketika semangatku pudar setelah ikut lomba. Aku merasa tulisanku kurang cocok buat dibaca halayak. Aku mau tanya kak, gimana mengatasi insecure karena udh berpikir negatif sm pendapat readers. . Thanks kak, fii amanillah
Comment Author Avatar
Jumat, 28 Februari, 2025 Hapus
Terima kasih untuk materi yang diberikan tetapi saya ada pertanyaan mengenai materi diatas di nomor 14 pertanyaan adalah Bagaimana menulis dapat membentuk personal branding yang kuat di era digital, dan apa risiko yang mungkin muncul jika seseorang tidak berhati-hati dalam membangun citranya melalui tulisan?

Comment Author Avatar
Shaina Gwynneth
Jumat, 28 Februari, 2025 Hapus
Halo kak mau bertanya untuk memulai menulis sendiri itu harus mulai darimana kah kak? Terutama untuk upload seperti di website idn apakah mulai dari mempelajari eyd? Karena saya masih baru untuk memulai menulis
Comment Author Avatar
Anonim
Jumat, 28 Februari, 2025 Hapus
Terima kasih kak untuk materinya.
Untuk masalah disiplin saat menulis bagaimana kalau ide tidak muncul saat waktunya menulis?
Dan bagaimana caranya untuk mengabarkan suatu konsep cerita ?
Comment Author Avatar
Jumat, 28 Februari, 2025 Hapus
Hai ka,
sebelumnya terimakasih ka, artikel kaka keren banget , sangat bisa membangun motivasi saya unutuk kembali menulis . Seperti yang ada di poin artikel kaka bahwa dengan menulis kita bisa mendapatkan banyak relasi , baik itu berupa pertemanan maupun peluang penghasil uang tambahan. Disini aku masih baru banget join tentang kepenulisan ka. Mungkin kaka bisa berbagi sedikiti tips mengenai
1. Pemillihan tema apa sesuai di kalangan saat ini? ,
2. Bagaimana cara menarik pencari untuk membaca artikel kita?,
3. Serta stuktur seperti apa yang mesti ada dalam penulisan baik artikel maupun blog ?
Terimakasih ka atas kesempatan yang diberikan untuk saya bisa bertanya di kolom komentar artikel kaka.
Sukses selalu ka
Comment Author Avatar
Anonim
Jumat, 28 Februari, 2025 Hapus
Hai kak, terimakasih sudah memberi materi dengan baik. yang ingin saya tanyakan adalah bagaimana cara kita menuliskan cerita dengan baik?karena meskipun sudah ada ide atau tema,saya terkadang sulit untuk menulis sebuah cerita itu,meski saya sudah mencari referensi dari cerita lain.
Comment Author Avatar
Jumat, 28 Februari, 2025 Hapus
Hallo kak boleh tanya apa nama akun IDN times dan personal blog kak Aziz ? Saya ingin membaca artikelnya. Terimakasih
Comment Author Avatar
Jumat, 28 Februari, 2025 Hapus
Selamat malam kak. Alhamdulillah materinya bisa dipahami dengan baik. Izin bertanya, bagaimana cara agar konsisten menulis di tengah kesibukan seperti kuliah dan bekerja? Jangankan untuk menulis, untuk memikirkan ide saja kadang susah karena sudah terbagi waktu dan pikiran ke tugas kuliah dan organisasi. Kemudian saya juga ingin bertanya, bagaimana cara membuat alur cerita yang menarik? Karena selama ini setiap nulis cerita alurnya selalu gak konsisten seperti apa yang direncanakan di awal. Terima kasih, kak
Comment Author Avatar
Salma_dayraa
Jumat, 28 Februari, 2025 Hapus
Makasih kakk, mateinyaa.
Say mau tanyaa, gimana sih cara paling efektif buat bikin sosial branding yang baik?
Comment Author Avatar
Jumat, 28 Februari, 2025 Hapus
Halo... Selamat pagi, Kak Aziz! Sebelumnya mohon maaf karena aku baru luang untuk membuka materi pagi ini. Terima kasih juga atas materi yang luar biasa🤩 Sangat bermanfaat 🔥 Izin bertanya, Kak. Kalau niat kita menulis untuk terbit, langkah apa yang harus kita lakukan? Apakah harus mencari pembaca dulu (menulis dulu di platform kepenulisan) atau langsung cari penerbit saja? Dan bagaimana cara memilih penerbit yang tepat? 🙏🏼 Mohon jawabannya, Kak. Terima kasih✨
Comment Author Avatar
Nisrina Aqilah Khairunnisa
Jumat, 28 Februari, 2025 Hapus
Masyaallah sangat bermanfaat sekali kak materi kali ini. Sangat singkat padat dan jelas sehingga saya tidak merasa bosan membacanya. Saya ingin bercerita sedikit, jadi saya itu sebenarnya sangat tertarik dengan dunia literasi, namun ternyata kenyataan nya saya termasuk orang yang mudah bosan saat membaca, apalagi jika membaca tulisan yang bahasanya terlalu formal/diksi nya banyak yang tidak saya ketahui sehingga saya hanya bisa membaca tulisan yang bahasanya mengalir seperti sedang mengobrol, seperti tulisan kak Aziz ini yang tidak melebih-lebihkan dalam menulis, juga seperti tulisan buku-buku yang ditulis oleh Alvi Syahrin dan Ardhi Mohamad. Nah pertanyaan saya:
1. Apakah "menulis" merupakan suatu bakat yang hanya dimiliki oleh orang-orang yang memang secara kemampuan bawaan dia sudah memiliki sense untuk menulis, seperti halnya mereka yang memiliki sense of design kan tidak semua orang memiliki itu. Atau sebenarnya bisa dilatih asalkan ada kemauan?
2. Jika memang bisa dilatih, bagaimana cara melatih diri supaya bisa konsisten membaca untuk memperbanyak kosa kata dan konsisten untuk menulis ya kak?
3. Mungkin bisa diceritakan lebih detail kak gimana sih dulu step by stepnya kak Aziz di awal, mulai dari menyetorkan tulisan ke berbagai media, kemudian ditolak, hingga bisa berhasil terbit? Bagaimana cara nya kita tahu, bagian mana yang perlu direvisi (jika ditolak) sehingga bisa diterbitkan di media lain?
Terima kasih
Comment Author Avatar
Sabtu, 01 Maret, 2025 Hapus
Luar biasa. Sebagai seorang yang terbilang cukup lama berkecimpung di dunia kepenulisan, mulai dari yang bersifat fiksi, informatif, hingga teknis, saya sepakat bahwa menulis adalah suatu keahlian yang sangat penting. Apalagi dalam dunia teknisi, dikenal istilah "Tulis apa yang kamu kerjakan dan kerjakan apa yang kamu tulis."
Oleh sebab itu, alangkah lebih baik apabila seluruh peserta ufuk literasi, bersama Kak Abdul Aziz tentunya, saling mendukung dalam mengembangkan keahlian menulis kita masing-masing. Saya yakin dan percaya, kolaborasi dari kita semua dapat membawa dampak yang baik dan juga besar bagi masyarakat pembaca, organisasi ufuk literasi, dan tentunya untuk diri kita sendiri. Terima kasih
Comment Author Avatar
Anonim
Sabtu, 01 Maret, 2025 Hapus
Saya ingin konsisten menulis dengan segala kesibukan yang padat, tapi sudah lelah namun otak dan hati masih ada sedikit kemauan. Ada tips dan triknya gak kak?
Comment Author Avatar
Sabtu, 01 Maret, 2025 Hapus
ebelumnya terimakasih sudah menulis materi ini dengan sangat detail dan lengkap. Saya ingin bertanya kak, gimana sih supaya menulis itu konsisten. karena saya sering terbentur kondisi sudah capke bekerja tapi masih ada keinginan untuk menulis, tapi karena mungkin energi sudah menipis, tiba-tiba bengong yang terjadi. Seringnya juga, dapat inspirasi, tapi hanya numpuk di note HP, untuk dikembangkan pun jadinya bingung. Ada gak yah kak, tips dan triknya menurut pengalaman kakak? makasih sebelumnya kak.
Comment Author Avatar
Anonim
Sabtu, 01 Maret, 2025 Hapus
Pelajaran dari kak Aziz sangat bermanfaat. Tapi saya masih belum mampu menyambungkan kalimat. Masih bertele-tele dalam menjelaskan 1 kalimat secara jelas dan tidak menghasilkan ide yang ambigu. Cara membuat kalimat ataupun paragraf dengan sempurna harus bagaimana? Pernah baca salah satu pelajaran menulis, kalo menulis itu harus "clear". Sedangkan saya masih belum bisa clear kan kalimat sederhana. Terima kasih kak🙏
Comment Author Avatar
Anonim
Sabtu, 01 Maret, 2025 Hapus
Maksud saya, tidak menghasilkan kalimat yang bagus dan hasilnya adalah ide yang ambigu
Comment Author Avatar
Anonim
Sabtu, 01 Maret, 2025 Hapus
Nama saya syarifah Ulfa,
Comment Author Avatar
Binti Fatichatun Nafi'ah
Sabtu, 01 Maret, 2025 Hapus
Sore kak, terimakasih untuk materinya. Maaf juga sempet salah paham, aku kira yg tanya baru komen disini xixixi. Mungkin karena emang kurang konsentrasi. Mengenai materi yang sudah kak Aziz bagikan bener" jadi peluang baru bagi saya membuka pemahaman arti dari konsistensi. Mengingat saya pribadi suka nulis tapi gak bener" konsisten. Kalau mood nulis kalau gak ya terbengkalai. Tapi emang bener sih nulis bisa bikin pikiran kita serasa lebih hidup.
Comment Author Avatar
Sabtu, 01 Maret, 2025 Hapus
Hai kak. Terima kasih sudah menulis artikel yg menarik. Mau tanya ttg personal branding penulis kak. Perlu gak sih seorang penulis punya pengalaman nulis di media agr personal branding-nya lebih kuat? Kl untuk pemula lebih baik nulis di media apa dulu ya kak? Ada rekomendasinya kah? Terima kasih. Ttd Mega Dinda Larasati
Comment Author Avatar
Fazira Ryanti
Sabtu, 01 Maret, 2025 Hapus
Terima kasih kak untuk materi yg telah dijelaskan dan diberikan sangat bermanfaat sekali untuk pemula yg ingib menulis lebih baik.
Izin bertanya kak, bagaimana agar kita menulis artikel itu lebih konsisten juga mudah untuk mengasah ide menulis yg lebih menarik?
Comment Author Avatar
Aira Syifa Talita
Sabtu, 01 Maret, 2025 Hapus
Sebelumnya terima kasih banyak kak, atas materinya. Maaf baru bisa baca sekarang, karena ada kesibukan yang mendesak🙏🏻
Kalau boleh saya mau tanya, gimana sih caranya supaya bisa fokus maksimal? Kadang saya suka kedistraksi setiap kali menulis dan akhirnya tulisan saya gak pernah selesai. Terima kasih, kak🙏🏻